Dampak Negatif Perjudian bagi Kehidupan Keluarga dan Lingkungan

Melakukan permainan judi sering disebut sebagai cara untuk mencari hiburan. Kesibukan yang padat dan rasa lelah yang dihasilkan membuat seseorang merasa perlu mencari kesenangan. Judi sering menjadi pilihan karena dianggap bisa membangkitkan kembali semangat. Dalam judi selalu ada keinginan untuk menang. Keinginan itulah yang menjadikan semangat bermain semakin menggebu-gebu sampai bisa berambisi.

Kenyataan yang sering terjadi adalah permainan judi yang bukan hanya sekadar hiburan semata. Dalam pikiran pemain selalu terselip keinginan untuk menang dan mengharapkan jumlah yang sangat banyak. Bagaimanapun seorang pemain judi yang berhasil menang memang bisa menikmati hasil berupa uang yang berlimpah. Apapun yang diinginkan bisa dimiliki dengan uang tersebut. Menghabiskan uang judi bisa sangat mudah karena mendapatkannya tidak memerlukan usaha yang terlalu keras.

Kenyataan yang lain menunjukkan bahwa uang yang dihasilkan dari permainan judi sangat sedikit yang bisa dinikmati. Sebagian besar hasil kemenangan tersebut justru kembali diputar di meja judi sebagai modal taruhan. Harapan pemain dengan melakukan hal tersebut adalah agar bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda. Namun yang terjadi sering tidak sesuai harapan alias kekalahan. Inilah salah satu dampak negatif perjudian yang tidak selamanya selalu menguntungkan dan malah lebih sering merugikan.

Dampak buruk perjudian bukan hanya mempengaruhi kestabilan finansial. Pada kehidupan pribadi, dampak buruk judi juga sangat terasa. Meskipun seseorang bisa menyembunyikan kebiasaannya itu dan berpura-pura menjadi orang baik di depan orang lain, dampaknya tidak selamanya bisa disembunyikan. Terutama bagi orang-orang terdekat seperti pasangan dan anak, bagi keluarga dan bagi lingkungan sekitar yang lebih luas. Inilah uraian dan penjelasan lengkap dari dampak tersebut.

Mengabaikan Keluarga

Banyak cerita dari pemain judi yang awalnya melakukan taruhan secara rahasia. Itu juga berarti bahwa tidak ada orang lain yang tahu akan kebiasaan berjudi itu, termasuk keluarganya. Memang merahasiakan kegemaran berjudi di masa sekarang ini sangat mudah. Tidak seperti zaman dulu yang memungkinkan pemain datang ke arena judi dan dilihat banyak orang. Pemain judi masa kini bisa bertaruh hanya dengan mengoperasikan smartphone. Terlihat seperti sedang menggunakan smartphone biasa, tidak ada yang tahu bahwa sebenarnya sedang berjudi.

Dari kebiasaan taruhan itu, seorang pemain bisa menjadi tidak peduli terhadap keluarganya. Pemain judi bisa mengabaikan keluarganya terlebih ketika sedang kecewa dan stress akibat kalah. Keluarga jadi tidak diperhatikan dan dianggap pengganggu. Bahkan anak-anak juga bisa merasakan akibat buruknya jika sampai orangtuanya gemar berjudi. Kasus kekerasan pada anak bukan lagi menjadi kasus kriminal pertama yang berawal dari motif kekecewaan pemain judi. Dampak negatif perjudian ini sangat nyata dan bukan sekadar menakut-nakuti.

Mengabaikan keluarga akibat kecanduan bermain judi tidak hanya tentang perhatian yang berkurang. Keluarga yang diabaikan juga bisa dimaksudkan tidak lagi dipenuhi lagi kebutuhannya. Hal ini merupakan akibat dari kondisi finansial yang terganggu. Permainan judi yang menghabiskan banyak uang jelas akan membuat kondisi keuangan keluarga jadi tidak stabil. Uang dalam jumlah berapapun hanya habis di arena judi sebagi taruhan dan tidak tersisa untuk membeli kebutuhan keluarga yang seharusnya lebih diutamakan.

Penolakan dari Lingkungan

Dampak negatif perjudian juga bisa dirasakan dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak memandang apakah itu judi konvensional ataupun judi online josqq, keduanya tetap bukan hal yang baik. Pelakunya juga sudah pasti dianggap bukan orang baik. Dalam lingkungan masyarakat, orang yang tidak baik jelas akan mendapat perlakuan yang berbeda. Tidak ada orang yang akan bersedia berurusan dengan orang yang tidak baik. Secara otomatis, semua urusan yang menyangkut pemain judi juga pasti akan dipersulit.

Dampak yang bisa dialami pemain judi akan semakin buruk jika sampai ada pihak berwajib yang menangkapnya dan memasukkannya ke dalam penjara. Otomatis statusnya telah berubah menjadi tahanan atau narapidana. Dengan status yang demikian, selanjutnya akan semakin banyak penolakan. Misalnya saja untuk semua jabatan di pemerintahan yang tidak akan mungkin bisa diisi oleh mantan tahanan. Semua jenis pekerjaan juga tidak akan menerima seorang mantan narapidana untuk menjadi pekerja.

Terlibat Tindak Kejahatan

Pemain judi juga rentan mengalami dampak negatif perjudian yang satu ini. Tindak kejahatan yang dilakukan merupakan akibat dari stress dan depresi yang dialami. Stress dan depresi itu muncul dari kekecewaan akibat kekalahan dalam bermain judi. Dari sini dapat terlihat bahwa satu dampak buruk dari kebiasaan bermain judi bisa melahirkan dampak lain yang tidak kalah bahaya. Dari satu efek yang dihasilkan dari berjudi bisa menghasilkan efek lain yang juga sama-sama membahayakan bagi pemain maupun orang lain.

Banyak sekali tindak kejahatan yang mungkin dilakukan oleh seorang pemain judi. Misalnya saja ketika kehabisan uang untuk modal taruhan, seorang pemain judi bisa nekat mencuri atau melakukan perampokan ke rumah orang lain, ke pertokoan maupun tempat lain. Tindakan lain yang juga sangat berbahaya adalah mencoba menyakiti orang lain untuk mencapai tujuannya itu. Bahkan sudah sering terdengar kabar pengeroyokan hingga pembunuhan dan pemain judi terlibat di dalamnya.

Dampak negatif perjudian bisa bermula dari hal yang awalnya sederhana. Misalnya kecewa karena kalah. Namun jika itu terjadi secara terus menerus dan selalu berulang, maka akan menghasilkan dampak lain. Dari kecewa bisa berubah menjadi stress dan depresi. Tidak hanya akan membahayakan diri sendiri, keluarga juga akan turut terkena risikonya. Lingkungan sekitar tempat tinggal juga bisa saja dikenal sebagai lingkungan penjudi. Ternyata memang semua yang dihasilkan dari perjudian selalu tidak baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *